EFEK SAMPING ASPIRIN



               Bahaya  Efek Samping Aspirin     
             Aspirin termasuk dalam golongan anti-inflamasi non-steroid yang memiliki fungsi penurun panas, anti-nyeri, dan anti-radang. Komponen yang terdapat dalam aspirin adalah asam salisilat yang pada awalnya hanya dipakai sebagai obat luar.
Aspirin dikontraindikasikan pada pasien yang diketahui memiliki hipersensitivitas / alergi terhadap komponen dari aspirin, jenis salisilat lain, atau obat – obatan anti-inflamasi non-steroid lain, asma, ulkus peptik yang aktif / riwayat sakit maag, kelainan perdarahan, gangguan fungsi hati yang berat, gangguan fungsi ginjal yang berat, gagal jantung yang berat, kehamilan pada trimester ke 3, anak dibawah 16 tahun (kecuali secara spesifik diindikasikan seperti pada penyakit Kawasaki).
Selain itu, penggunaan obat ini juga perlu mendapatkan perhatian khusus pada pasien dengan asma di mana dapat memicu serangan pada pasien dengan hipersensitivitas

Proses Pembuatan Aspirin
Proses pembuatan aspirin dilakukan dengan 2 metode, yaitu
1.  Prinsip esterifikasi
2.  Prinsip rekristalisasi
Kedua metode ini akan digabung dalam proses pembuatan aspi tersebut. kedua metode ini akan saling mendukung dan menghasilkan aspirin yang baik.

Mekanisme Kerja

·         Mengasetilasi enzim siklooksigenase dan menghambat pembentukan enzimcyclic endoperoxides.

·         Menghambat sintesa tromboksan A-2 (TXA-2) di dalarn trombosit, sehingga akhirnyamenghambat agregasi trombosit.

·         Menginaktivasi enzim-enzim pada trombosit tersebut  secara permanen. Penghambatan inilah yang mempakan cara kerja aspirin dalam pencegahan stroke dan TIA (Transient Ischemic Attack).
 

Metabolisme Obat
hepar adalah organ utama dalam metabolisme obat, terutama obat-obat per oral. Pada dasarnya enzim hepar merubah obat menjadi bahan yang lebih polar dan mudah larut dalam air sehingga, mudah diekskresi melalui ginjal dan empedu.

 Efek Samping Obat yang membahayakan
 

 

Dari skema diatas dapat dipahami bahwa kerusakan membran sel yang mengandung fospolid akibat adanya stimulus akan mengakibatkan adanya enzim fospolipase.Enzim fospolipase akan mengubah fospolid menjasi asam arakidonat ,Sebagian asam arakidonat akan diubah menjadi prostaglandin dan tromboksan oleh enzim siklooksigenase ( COX),dan sebagian lagi diubah menjadi leukotrien oleh enzimlipoxygenase

  Pada kondisi ini ,Jumlah leukotrien yang terbentuk tidak lah banyak (tidak sampai menginduksi asma)
Tetapi ,karena mekanisme kerja NSAIDs dan Aspirin adalah menghambat siklooksigenase ,sehinggga asam arakidonat secara bebas dibentuk menjadi leukotrien oleh enzim lipoksigenase .
       Penghambatan enzim COX -1 oleh NSAIDs dan Aspirin menyebabkan penurunan sejumlah E2 (PGE2) . Penurunan produksi PEG 2 menyebabkan peningkatn jumlah produksi leukotrien oleh enzim lipoksigenase,Nah   aspirin menyebabkan asma hal ini dipicu karena terjadi nya overdosis leukotrien.Leukotrien merupakan senyawa yang dibentuk dari asam arakidonat oleh enzim lipoksigenase Senyawa ini menyebabkan bronkospasme atau bronkonstriksi (penyempitan bronkus saluran nafas) ,Sehingga Aspirin akan memperparah serangan asma (termasuk pasien yang punya riwayat asma.
  DAFTAR PUSTAKA 
Enma,2012.Aspirin: Pharmacology and Clinical Applications.USA:University of Health Science
                            Mycek,  2001. FARMAKOLOGI ULASAN BERGAMBAR EDISI 2.Jakarta : Widya Medika.
                            Tjay, dkk.  2002. Obat – Obat Penting.  Jakarta :PT. Elex Media.
  Pernyataan :

  • 1.Apakah Aspirin dapat digunakan untuk mencegah serangan jantung? Dan bagaimana mekanismenya?   
  • 2.Apakah aspirin dapat berinteraksi dengan obat jantung yang lainnya?
  • 3.Berapa dosis aspirin yang tepat untuk dewasa dan anak-anak?   
  • 4.Apakah aspirin memiliki interaksi apabila di konsumsi bersamaan dengan makanan dan susu ? 5.Dapatkah obat ini menjadi ketergantungan atau menjadi kebiasaan? Jika tidak bagaimana cara untuk menghntikan pemakaian obat aspirin ?  
  • 6.apakah aspirin dapat berinteraksi dengan alkohol ?
  • 7.apakah aspirin boleh dikonsumsi untuk penderita hipertensi ?
  • 8 kenapa aspirin di kontraindikasikan dgn kehamilan ?
  • 9. apa gejala yang ditimbulkan jika seseorang mengalami alergi setelah penggunaan aspirin? apakah dapat menyebabkan kematian? 
  • 10  aspirin  memiliki efek terhadap antiplatelet,jelaskan mekanisme pendarahan disaluran pencernaan
  • apakah obat aspirin ini termasuk kedalam obat bebas yang bias dibeli diapotek atau harus dengan resep dokter ?

Komentar

  1. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 3
    aspirin (acetosal) diberikan dengan dosis berikut :

    Sebagai anti inflamasi pada penyakit ankylosing spondylitis, osteoarthritis, rheumatoid arthritis dan Systemic Lupus Erythematosus terkait arthritis dan pleuritis
    3 g/hari dalam dosis terbagi.

    Dosis lazim Dewasa untuk demam dan sebagai pereda nyeri
    325-650 mg secara oral atau rektal setiap 4 jam sesuai kebutuhan.

    Dosis maksimal : 4 g / hari.

    Dosis lazim Dewasa untuk mengobati demam rematik (Rheumatic Fever)
    80 mg / kg / hari secara oral dibagi dalam 4 dosis.

    Dosis maksimal : 6.5 g / hari.

    Dosis lazim dewasa untuk Myocardial Infarction
    160-162.5 mg secara oral 1 x sehari.

    Obat diberikan segera setelah pasien diduga menderita infark miokard akut dan lanjutkan selama 30 hari.

    Pada dosis pertama, obat harus dikunyah, dihancurkan, atau dihisap.

    Dosis lazim dewasa untuk Stroke Iskemik
    50-325 mg secara oral 1 x sehari.

    Terapi harus dilanjutkan tanpa batas.

    Dosis lazim dewasa untuk Angina Pektoris
    75 mg – 325 mg secara oral 1 x sehari.

    Mulai segera setelah angina tidak stabil didiagnosa dan diteruskan tanpa batas.

    Dosis lazim dewasa untuk profilaksis (pencegahan) Angina Pektoris, tromboemboli Stroke, Myocardial Infarction, Stroke Iskemik, Prosedur Revaskularisasi
    75 mg – 325 mg secara oral 1 x sehari.

    Diteruskan tanpa batas.

    Untuk koroner artery bypass graft (CABG)
    325 mg secara oral 1 x sehari.

    Mulai 6 jam setelah prosedur dan berlanjut selama 1 tahun atau tanpa batas waktu.

    BalasHapus
  2. 7. Biasanya aspirin (antiplatelet) digunakan untuk pasien jantung untuk mencegah serangan jantung. Belum ada alasan yg kuat untuk menyatakan bahwa aspirin digunakan sebagai obat hipertensi, mengingat bamyak golongan obat hipertensi yg memang dipergunakan untuk obat hipertensi seperti ACEi maupun ARB

    BalasHapus
  3. saya akan menambahkan sedikit dari jawaban no 7.
    Aspirin dapat membantu mengatasi nyeri kepala, namun penggunaannya harus hati-hati pada orang yang memiliki gangguan ginjal. Aspirin juga dapat digunakan untuk membantu mengencerkan darah sehingga terkadang diberikan pada pasien dengan risiko sakit jantung/terkena sakit jantung. Target tekanan darah yang normal sebaiknya adalah 120/80. Tensi 150/90 termasuk tekanan darah tinggi yang perlu diobati.

    BalasHapus
  4. 3. dosis yang tepat untuk anak2 dan dewasa yaitu sebagai berikut :
    Terdapat beberapa sediaan tablet dari aspirin yaitu 81 mg, 325 mg, sampai 500 mg.

    Dosis dewasa :

    Nyeri dan demam : 325 – 600 mg tiap 4 – 6 jam per hari.
    Penyakit jantung koroner :

    Akut : 160 – 325 mg saat serangan.

    Dosis Pemeliharaan : 81 mg per hari.

    Stroke : 50 – 325 mg / hari dalam waktu 48 jam pertama sejak serangan stroke, kemudian dilanjutkan 75 – 100 mg / hari.
    Radang tulang dan sendi (osteoarthritis) : sampai 3 gram / hari dengan dosis terbagi.
    Terdapat penyesuaian dosis pada pasien dengan fungsi ginjal yang terganggu.
    Pada pasien dengan fungsi hati terganggu, obat ini tidak direkomendasikan.



    Dosis anak :

    Nyeri dan demam :

    Usia < 12 tahun : 10 – 15 mg/kg tiap 4 jam, sampai maksimal 60 – 80 mg/kg/hari.

    Usia ≥ 12 tahun : 325 – 650 mg tiap 4 – 6 jam per hari.

    Radang sendi reumatik pada usia muda :

    Berat badan < 25 kg : 60 – 100 mg/kg/hari dibagi menjadi 3 – 4 kali pemberian.

    Berat badan ≥ 25 kg : 2,3 – 3,6 gram/hari.

    Penyakit Kawasaki :

    Fase demam : 80 – 100 mg/kg/hari dibagi menjadi 4 kali pemberian.

    obat diberikan sampai 14 hari.

    Dosis pemeliharaan : 3 – 6 mg/kg/hari dosis tunggal.

    Dosis yang merupakan ambang keracunan adalah 200 mg/kg.

    BalasHapus
  5. saya ingin menjawab pertanyaan nomo 6
    menurut saya tidak boleeh konsumsi alkohol bersamaan dgn aspirin karna alkohol dpt memicu peningkatan pendarahan dilambung

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. 6. sebaiknya pengunaan aspirin jangan di konsumsi bersama alkohol, karena Alkohol dapat meningkatkan risiko perdarahan lambung dan kerusakan hati jika dikonsumsi bersama aspirin. aspirin jangan dikomsumsi bersamaan dengan Tape, karena tape mengandung alkohol walaupun dalam jumlah yang sedikit


    8. aspirin kontraindikasi pada wanita hamil
    Konsumsi aspirin selama kehamilan tanpa aturan, secara umum, dapat menimbulkan beberapa risiko timbulnya masalah sebagai berikut:
    a. Menyebabkan perdarahan karena aspirin adalah anti-koagulan yang mengganggu kemampuan trombosit dalam menggumpalkan darah .
    b. Meningkatkan risiko solusio plasenta, kondisi di mana plasenta menarik diri dari sisi rahim. Solusio plasenta menurunkan jumlah nutrisi yang diberikan kepada janin, meningkatkan risiko perdarahan, dan dapat menyebabkan keguguran.
    c. Mempengaruhi pertumbuhan bayi . Beberapa penelitian telah membuktikan hal ini. Berat badan bayi saat lahir rendah pada para penggunaan aspirin untuk ibu hamil.
    d. Meningkatkan risiko masalah paru-paru untuk bayi. Aspirin dapat menyebabkan turunnya produksi hormon prostaglandin pada bayi. Penurunan dini prostaglandin dapat menyebabkan cairan menumpuk di paru-paru bayi, sehingga membuat janin mengalami masalah pernapasan di kemudian hari.

    BalasHapus
  8. 7. dari beberapa artikel menyebutkan bahwa aspirin boleh dikomsumsi oleh pasien hipertensi.
    Aspirin dapat membantu mengatasi nyeri kepala, namun penggunaannya harus hati-hati pada orang yang memiliki gangguan hati, ginjal, lambung. Aspirin juga dapat digunakan untuk membantu mengencerkan darah sehingga terkadang diberikan pada pasien dengan risiko sakit jantung/terkena sakit jantung. Target tekanan darah yang normal sebaiknya adalah 120/80. Tensi 150/90 termasuk tekanan darah tinggi yang perlu diobati. sebaiknya aspirin dikomsumsi pada malam hari.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya benar sekali jika ditanya oleh atau tidak jawabannya tentu boleh , namun untuk pengobatan lini pertama tidak dianjurkan , atau tidak disarankan penggunaan obat ini untuk HT

      Hapus
  9. 8. aspirin kontraindikasi pada wanita hamil
    Konsumsi aspirin selama kehamilan tanpa aturan, secara umum, dapat menimbulkan beberapa risiko timbulnya masalah sebagai berikut:
    a. Menyebabkan perdarahan karena aspirin adalah anti-koagulan yang mengganggu kemampuan trombosit dalam menggumpalkan darah .
    b. Meningkatkan risiko solusio plasenta, kondisi di mana plasenta menarik diri dari sisi rahim. Solusio plasenta menurunkan jumlah nutrisi yang diberikan kepada janin, meningkatkan risiko perdarahan, dan dapat menyebabkan keguguran.
    c. Mempengaruhi pertumbuhan bayi . Beberapa penelitian telah membuktikan hal ini. Berat badan bayi saat lahir rendah pada para penggunaan aspirin untuk ibu hamil.
    d. Meningkatkan risiko masalah paru-paru untuk bayi. Aspirin dapat menyebabkan turunnya produksi hormon prostaglandin pada bayi. Penurunan dini prostaglandin dapat menyebabkan cairan menumpuk di paru-paru bayi, sehingga membuat janin mengalami masalah pernapasan di kemudian hari.

    BalasHapus
  10. Saya akan menjawab pertanyaan no.2
    Aspirin berinteraksi dengan obat jantung, contohnya adalah Clopidogrel. Clopidogrel adalah obat yang digunakan untuk membantu mengurangi kekentalan darah membantu mencegah terjadinya pembekuan darah di arteri. Penggunaan obat ini bertujuan mengurangi resiko terkena serangan jantung dan stroke. Indikasi dari aspirin sendiri salah satunya adalah sebagai antiplatelet, yaitu obat yang menghambat agregasi trombosit sehingga menyebabkan terhambatnya pembentukan trombus sehingga darah menjadi tidak kental. Jika Clopidogrel dan aspirin digunakan secara bersamaan, maka akan menimbulkan resiko pendarahan yang meningkat karena efek antiplatelet.

    Daftar Pustaka
    Sukandar, E. Y., R. Andrajati, J. I. Sigit, I. K. Adnyana, A. A. P. Setiadi, dan Kusnandar. 2013. Iso Farmakoterapi. Jakarta : PT. ISFI Penerbitan.

    BalasHapus
  11. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 8.
    1. Karena aspirin merupakan salah satu antikoagulan sehingga dapat menyebabkan pendarahan
    2. Meningkatkan resiko solusio plasenta, kondisi dimana plasenta menarik diri dari sisi rahim sehingga menurunkan nutrisi bagi janin dan meningkatkan resiko keguguran
    3. Mempengaruhi pertumbuhan bayi.
    4. Meningkatkan resiko masalah paru2 pada bayi karena aspirin dapat menurunkan hormon prostaglandin dini sehingga cairan menumpuk diparu paru dan dapat menyebabkan masalah paru2 pada janin di kemudian hari.

    BalasHapus
  12. 1. aspirin dapat digunakan untuk mengobati serangan jantung. Selama serangan jantung, platelet darah menggumpal dalam arteri, menyebabkan arteri menyempit dan menghalangi aliran darah ke jantung.Suplai darah dan oksigen ke jantung yang terblokir dalam jangka waktu lama dapat mengakibatkan serangan jantung. Sedang aliran darah ke otak yang terblokir dapat mengakibatkan stroke.mekanisme kerja aspirin yaitu mengencerkan darah dan menghambat platelet membeku di arteri, sehingga darah mengalir lebih leluasa ke jantung.

    BalasHapus
  13. 2. aspirin dapat berinteraksi dengan clopidogrel (obat jantung)

    BalasHapus
  14. 3. dosis aspirin
    Dosis dewasa :
    Nyeri dan demam : 325 – 600 mg tiap 4 – 6 jam per hari.
    Penyakit jantung koroner :
    Akut : 160 – 325 mg saat serangan.
    Dosis Pemeliharaan : 81 mg per hari.
    Stroke : 50 – 325 mg / hari dalam waktu 48 jam pertama sejak serangan stroke, kemudian dilanjutkan 75 – 100 mg / hari.
    Radang tulang dan sendi (osteoarthritis) : sampai 3 gram / hari dengan dosis terbagi.

    dosis anak
    Nyeri dan demam :
    Usia < 12 tahun : 10 – 15 mg/kg tiap 4 jam, sampai maksimal 60 – 80 mg/kg/hari.
    Usia ≥ 12 tahun : 325 – 650 mg tiap 4 – 6 jam per hari.
    Radang sendi reumatik pada usia muda :
    Berat badan < 25 kg : 60 – 100 mg/kg/hari dibagi menjadi 3 – 4 kali pemberian.
    Berat badan ≥ 25 kg : 2,3 – 3,6 gram/hari.

    BalasHapus
  15. 4. sepertinya aspirin tidak berinteraksi dengan susu
    Ada beberapa jenis obat yang sebaiknya diminum bersamaan dengan susu, antara lain obat NSAID (Non Steroidal Anti Inflammatory Drug) (contoh : aspirin dan ibuprofen), simvastatin, dll. Obat-obatan ini bersifat lipofilik (mudah larut dalam lemak) sehingga penyerapannya akan lebih baik bila dikonsumsi dengan susu yang mengandung lemak. Selain sifatnya yang lipofilik, NSAID dapat diberikan bersamaan dengan susu karena sifatnya yang mengiritasi lambung. Oleh karena itu, bila kita tidak sempat makan, susu boleh diminum sebagai penggantinya.

    BalasHapus
  16. 5. Obat-obatan seperti aspirin dan parasetamol tidak dapat menyebabkan ketergantungan, tetapi dapat berbahaya bila dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak.

    BalasHapus
  17. 9.
    gatal-gatal
    Salah satu gejala umum alergi aspirin adalah gatal-gatal. Gatal-gatal akan diiringi dengan kulit yang berwarna merah dan bengkak yang muncul segera atau beberapa hari setelah meminum aspirin.

    Bengkak pada bibir atau mata
    Gejala lain alergi aspirin adalah bengkak pada bibir atau mata. Pembengkakan dapat muncul beberapa jam setelah meminum aspirin atau beberapa hari kemudian.

    Batuk dan mengi
    Beberapa orang mungkin akan mengalami batuk yang ekstrim akibat reaksi terhadap aspirin. Batuk dapat disertai dengan mengi. Kedua gejala ini dapat bertambah buruk jika tidak diobati.

    Sesak napas
    Sesak napas bisa terjadi akibat kelenjar di tenggorokan membengkak. Ketika glotis, yang terletak di bagian belakang tenggorokan membengkak, akan membuat pernapasan menjadi sulit.

    Ruam
    Ruam ringan dapat muncul pada kulit akibat reaksi alergi terhadap aspirin. Ruam ini bisa menyebar ke seluruh kulit tubuh

    BalasHapus
  18. No 11. Aspirin tergolong dalam Obat bebas atau sering juga disebut OTC (Over The Counter) sehingga aspirin dijual bebas di pasaran dan dapat dibeli tanpa resep dokter.

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar apa yang di sampaikan nadya, Aspirin adalah obat golongan anti inflamasi non-steroid. Aspirin sebenarnya merupakan merek dagang dari asam asetil salisilat. Obat Bebas (untuk bentuk sediaan tablet, tablet kunyah), Obat Resep (untuk bentuk sediaan tablet salut enterik)

      Hapus
  19. Dari artikel alodokter yang saya baca, bahwa aspirin termasuk kategori obat resep sehingga dapat diperoleh dari resep dokter

    BalasHapus
  20. Saya ingin menjawab pertanyaan nomor 4
    Makanan dapat memperlambat absorbsi Aspirin. Hal ini kemungkinan diikarenakan makanan menunda atau memperlambat pengosongan lambung. Apabila diinginkan efek analgesik yang cepat, aspirin harus dikonsumsi sebelum makan, sedangkan apabila diinginkan efek yang lebih lama, maka makanan dapat membantu untuk melindungi mukosa lambung dari iritasi.

    BalasHapus
  21. hai triutami, sampai saat ini saya rasa aspirin masih dijual bebas di apotek dan penggunaannya juga tidak terlalu diawasi. Padahal jika ditilik pada artikel anda, efek samping aspirin banyak ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya apalagi obat ini berkaitan dengan kardiovaskular ya harusnya lebih ketat penggunaannya

      Hapus
  22. Aspirin dapat berinteraksi dengan alkohol sehingga dilarang untuk dikonsumsi bersamaan karena akan mengakibatkan resiko pendarahan dilambung dan kerusakan hati.

    BalasHapus
  23. Dosis aspirin menurut mims adalah
    Oral
    Stent implantation
    Adult: 325 mg 2 hr before procedure followed by 160-325 mg/day thereafter.

    Oral
    Mild to moderate pain and fever
    Adult: 325-650 mg repeated every 4-6 hr according to response. Max: 4 g/day. May also be given rectally.

    Oral
    Prophylaxis of myocardial infarction
    Adult: 75-325 mg once daily. Lower doses should be used in patients receiving ACE inhibitors.

    Oral
    Juvenile rheumatoid arthritis
    Child: 80-100 mg/kg daily in 5 or 6 divided doses. Up to 130 mg/kg daily in acute exacerbations if necessary.

    Oral
    Pain and inflammation associated with musculoskeletal and joint disorders
    Adult: Initial: 2.4-3.6 g/day in divided doses. Usual maintenance: 3.6-5.4 g/day. Monitor serum concentrations.

    BalasHapus
  24. menurut saya tidak boleeh konsumsi alkohol bersamaan dgn aspirin karna alkohol dpt memicu peningkatan pendarahan dilambung

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya mau menambahkan, risiko utama dari menggabungkan alkohol dengan aspirin adalah pendarahan pada bagian perut. Sebuah penelitian tahun 1990 menemukan bahwa mengkonsumsi dua tablet aspirin selama satu jam sebelum minum alkohol dapat meningkatkan kadar alkohol hingga 30 persen. Pencampuran keduanya menyebabkan kerusakan di dalam organ tubuh salah satunya adalah perut.

      Hapus
  25. Konsumsi aspirin selama kehamilan tanpa aturan, secara umum, dapat menimbulkan beberapa risiko timbulnya masalah sebagai berikut:
    a. Menyebabkan perdarahan karena aspirin adalah anti-koagulan yang mengganggu kemampuan trombosit dalam menggumpalkan darah .
    b. Meningkatkan risiko solusio plasenta, kondisi di mana plasenta menarik diri dari sisi rahim. Solusio plasenta menurunkan jumlah nutrisi yang diberikan kepada janin, meningkatkan risiko perdarahan, dan dapat menyebabkan keguguran.
    c. Mempengaruhi pertumbuhan bayi . Beberapa penelitian telah membuktikan hal ini. Berat badan bayi saat lahir rendah pada para penggunaan aspirin untuk ibu hamil.
    d. Meningkatkan risiko masalah paru-paru untuk bayi. Aspirin dapat menyebabkan turunnya produksi hormon prostaglandin pada bayi. Penurunan dini prostaglandin dapat menyebabkan cairan menumpuk di paru-paru bayi, sehingga membuat janin mengalami masalah pernapasan di kemudian hari.

    BalasHapus
  26. apakah aspirin dapat berinteraksi dengan alkohol ?
    Jawab: iya karena aspirin dapat sebagai antiplatelet dimana akan meningkatkan pendaharan pada sistem pencernaan terutama lambung, yang apabila dikonsusmsi bersamaan dengan alkohol kan akansemakin meningkatkan pendarahan tersebut.

    BalasHapus
  27. no 4
    aspirin boleh dikonsumsi bersamaan dengan susu. Obat ini bersifat lipofilik (mudah larut dalam lemak) sehingga penyerapannya akan lebih baik bila dikonsumsi dengan susu yang mengandung lemak. Selain sifatnya yang lipofilik, aspirin dapat diberikan bersamaan dengan susu karena sifatnya yang mengiritasi lambung.

    BalasHapus
  28. 3. Aspirin tersedia dalam bentuk tablet, dengan dosis aspirin yang tersedia adalah aspirin 80 mg, aspirin 320 mg, dan aspirin 500 mg. Adapun dosis aspirin yang sering digunakan untuk pasien dewasa antara lain : Bagi penderita nyeri dan demam dosis yang dianjurkan adalah 320 mg sampai 500 mg yang diberikan sebanyak 3 sampai 4 kali sehari Bagi penderita radang tulang dan sendi dosis yang dianjurkan adalah 1000 mg yang diberikan sebanyak 3 kali sehari Bagi penderita serangan jantung dosis yang dianjurkan adalah 160 mg sampai 320 mg yang diberikan sebanyak 1 kali sehari (pada saat serangan) dan 80 mg yang diberikan sebanyak 1 kali sehari (sebagai rumatan) Bagi penderita penyakit stroke dosis yang dianjurkan adalah 160 mg sampai 320 mg yang diberikan sebanyak 1 kali sehari (dalam waktu 48 jam setelah serangan) dan 80 mg yang diberikan sebanyak 1 kali sehari (sebagai rumatan) Dosis aspirin yang dapat digunakan pada pasien anak – anak yaitu : Bagi penderita penyakit Kawasaki dosis yang dianjurkan adalah 20 -25 mg/Kg berat badan yang diberikan sebanyak 4 kali sehari selama 14 hari (pada saat demam) dan 3 -6 mg/Kg berat badan yang diberikan sebanyak 1 kali sehari (sebagai rumatan) Dosis obat yang merupakan ambang batas terjadinya keracunan adalah 200 mg/Kg berat badan
    Sumber: Obat Aspirin : Kegunaan, Dosis, Efek Samping - Mediskus

    BalasHapus
  29. 7. Biasanya aspirin (antiplatelet) digunakan untuk pasien jantung untuk mencegah serangan jantung. Belum ada alasan yg kuat untuk menyatakan bahwa aspirin digunakan sebagai obat hipertensi, mengingat bamyak golongan obat hipertensi yg memang dipergunakan untuk obat hipertensi seperti ACEi maupun ARB

    BalasHapus

Posting Komentar